Setiap orang yang merenungi ayat2 Al Quran, dan yang rajin
mempelajari sejarah, maka dia akan punya pengetahuan tentang Al Kufur.
Al Kufur itu merupakan satu agama. Mana dalilnya?
1. QS Al Anfal
73: Dan orang2 yang kafir, sebagian mereka melindungi sebagian lainnya.
Jika kamu tidak melaksanakan apa yang diperintahkan Allah (saling
melindungi), niscaya akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan yang
besar.
Jumlah umat Islam ada banyak, 1 Miliar lebih. Kalau umat
Islam tidak mau bersatu, maka ia seperti burung yang tidak utuh
sayapnya, tidak bisa terbang. Setiap mau terbang, jatuh lagi dan lagi,
karena umat Islam tidak mau bersatu.
2. QS Al Furqan 25: Orang2 kafir itu menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat padanya, Sesungguhnya orang2 kafir itu memerangi Tuhannya, ketika mereka memerangi RasulNya.
3. Orang2 kafir itu, walaupun mungkin punya manhaj yang berbeda,
ideologi yang berbeda, tapi ketika mereka berhadapan dengan Islam, maka
mereka bersatupadu. Meskipun orang2 beriman itu berusaha semaksimal
mungkin untuk damai, damai, damai, tetap mereka tidak mau.
Bisa
kita lihat Yahudi di Israel, ketika baru pulang dari perjanjian
perdamaian dengan Palestina, mereka sudah menyerang Palestina lagi.
Allah mengajarkan kepada kaum muslimiin agar menghadapi orang2 kafir
seperti ini berbeda dengan orang2 kafir yang tidak memerangi umat Islam.
Tidak usah jauh2, seandainya para ulama dulu tidak tegas memerangi
Belanda, dan mengatakan, hai Belanda silakan jajah Indonesia… Kita tidak
akan pernah merdeka seperti ini.
Kita harus tahu, kapan kita
harus berjuang menghadapi orang2 kufur dan kapan kita harus berdamai
dengan yang tidak memerangi orang mukmin.
Agar kaum muslimin
mempunyai pemahaman yang benar dalam menyikapi orang2 kafir yang
memerangi kaum muslimin, maka kita harus tahu siapa saja mereka?
1. Orang2 yahudi yang memerangi kaum muslimin di zaman Rasulullah: bani quraidzhoh, bani nadzhir, dll.
2. Orang2 musyrik Mekkah yang memerangi Nabi saw, berkali2 memerangi kaum muslimin.
3. Orang2 Nasrani yang memerangi kaum muslimini, seperti Romawi di zaman Rasulullah.
Bagaimana AQ berbicara tentang ketiga2nya? AQ menjelaskan skala
prioritas siapa yang lebih dahsyat permusuhannya terhadap umat Islam.
Al Maidah 82-83: Pasti akan kamu dapati orang yang paling keras permusuhannya
Di ayat ini Allah mendahulukan menyebut Al Yahud, daripada orang2
musyrik. Benar2 kamu akan menjumpai manusia yang sangat dahsyat
permusuhannya terhadap orang beriman, Allah dahulukan menyebut Al Yahud
lalu orang2 musyrik.
Ketika Allah SWt menyebut Al Yahud lebih
dahulu, ini menggambarkan permusuhan orang2 Yahudi lebih dahsyat
daripada kamu musyrikin Mekkah dan Nasrani.
Mungkin ia tidak memerangi langsung, tapi mereka otak intelektualnya ketika memerangi umat islam.
Mari kita lihat apa yang dikatakan para ahli tafsir tentang ayat ini.
Ibnu Katsir memberi masukan kepada kita, kenapa yahudi begitu dahsyat
permusuhannya, karena kufurnya Yahudi dibarengi dengan ingkar. Orang
yahudi itu tahu bahwa Nabi Muhammad itu adalah seorang Nabi, karena
tertulis di kitabnya. Ketika mengetahui bahwa Nabi terakhir itu akan
turun di jazirah Arab, maka yahudi berbondong2 dari Yaman ke Arab, agar
salah satu keturunan mereka ada yang menjadi Nabi. Begitu mereka
mengetahui bahwa yang menjadi nabi bukan dari mereka, maka hati mereka
sangat dengki dan menolak kenabian Nabi Muhammad.
Satu hari
mereka bisa membunuh ratusan para nabi. Jangankan kita, nabi mereka saja
dibunuh. Tuhan saja, mereka anggap pelit. Itu sebabnya, Yahudi
disebutkan lebih dahulu oleh Allah di ayat ini daripada ummat lainnya.
Apa sikap orang2 beriman yang tepat terhadap kaum kafir yang memerangi kaum muslimin?
1. Dilarang oleh Allah untuk Wala’ loyal berpihak terhadap orang kafir yang memerangi kaum muslimin.
QS Al Maidah 51: Hai orang2 yang beriman, jangan kau jadikan Yahudi dan
Nasrani itu pemimpin kamu, karena sebagian mereka adalah teman dekat
sebagian lainnya.
Apa ancaman Allah bagi orang yang berpihak pada
orang2 kafir tersebut? Barangsiapa yang loyal terhadap mereka, maka ia
adalah golongan mereka.
Islam adalah agama keberpihakan. Bila
berpihak pada golongan lain gara2 ingin kesenangan dunia yang sedikit,
maka ia dianggap sudah masuk ke golongan itu. Ayat ini ditutup dengan
kalimat: Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk pada orang2 yg
zholim.
2. Qitaaluhum.
Memerangai karena mereka memerangi. Tidak
nyambung, bila mereka memerangi lalu kita toleransi. Sebagaimana Belanda
menjajah kita lalu kita tidak berjuang.
Kenapa Allah memerintahkan memerangi mereka?
1. Karena mereka selalu merusak janji.
Orang2 kafir harbi yang hobinya memerangi umat Islam, tidak bisa memegang janji, sehingga tidak bisa dijadikan teman dekat.
2. Sejak awal menginginkan mengusir Nabi
Al Anfal: Wayamkuruuna wayamkurullah
3. Mereka yang memulai perang, seperti perang Badar. Maka suatu yang adil bila Rasulullah bersiap2 memerangi mereka.
At Taubah 13-15:
Ketentuan seperti itu, bukan ijtihad Nabi, bukan pilihan orang beriman,
tapi itu adalah petunjuk Allah yang maha mengetahui dan bijaksana.
Perintah memerangi kaum kufur adalah perintah Allah. Kita ini manusia,
kita kecil..
Apakah kita berani mengkiritik perintah Allah yang Maha
Mengetahui. Kita ini orang Islam, tapi bermesraan dengan emreka yang
memerangi Islam.
Sikap menghadapi serangan kaum kafir yang
memerangi umat Islam sudah ditunjukkan oleh Rasulullah, para sahabat
Rasulullah, para tabiit tabiin, dan para ulama kita di Indonesia yang
memerangi Belanda saat menjajah Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar